May 29, 2012 - I'm a Moslem, These Days    2 Comments

Gaga Ga Kuat

Pemirsa Blog yg Budiman..

Belakangan, di negeri ini ramai sekali dibicarakan, sesosok manusia ganjil yg tidak punya sumbangsih apapun terhadap negeri ini. Namanya Lady Gaga. Rencana konser nya di Indonesia yg sudah matang dan tinggal geber langsung berantakan. Sejumlah ormas Islam mengancam menghentikan konser tersebut dengan paksa jika promotor masih nekad menyelenggarakannya. Ga ketinggalan Departemen Agama dan Majelis Ulama Indonesia pun ikut menolak. Bahkan girl band Seven Icon pun jauh2 hari sudah menyatakan tidak kuat membayar mahalnya tiket konser tersebut. Tercermin dari lirik lagu mereka.. “Gaga ga kuat.. Gaga ga kuat..”

Banyak kalangan berpendapat, lebih baik bubarkan saja kumpulan orang di Gedung DPR itu, korupsi mereka jauh lebih berbahaya daripada Lady Gaga. Benarkah demikian? Mari kita lihat.

Benar, korupsi mereka lebih parah di banding tarian2 Lady Gaga. Tapi kalau memang Gaga tidak lebih parah, apa iya lantas penampilan dan tarian2 Gaga jadi pantas dan bisa dianggap sopan? Kita sering terjebak dengan jebakan yg ini. Kalau ada suatu kesalahan yg kita permasalahkan, tetapi ternyata ada kesalahan lain yg lebih parah yg kita tidak permasalahkan, maka kesalahan yg tidak lebih parah itu bisa diabaikan. Atau karena ada satu kesalahan berat yg dibiarkan, maka kesalahan2 lain yg lebih ringan bisa diabaikan dulu.

Logika macam apa ini? Sesuatu hal yg salah ya salah. Sesuatu hal yg dilarang ya dilarang. Tidak ada yg relatif.

Oke lah memang korupsi lebih parah daripada tarian2 Gaga. Dan ormas2 itu semua kebanyakan diam terhadap korupsi yg merajalela. Apa benar mereka benar2 diam? Mungkin saja ada suatu rencana matang untuk menghentikan korupsi2 itu. Mungkin saja mereka sudah bergerak, tapi tidak pernah diliput media. Mungkin saja korupsi2 itu benar2 sudah suatu perkara yg sangat pelik sehingga mreka hanya bisa meluruskan kesalahan2 yg selevel Lady Gaga. Berprasangka baik lah.

Sekali lagi, logika seperti itu gw anggap sampah.

Ada lagi yg aneh.

“Lady Gaga terlalu kecil untuk direspons MUI,” kata pengamat sosial politik dari IAIN Sumut Ansari Yamamah. MUI itu Majelis Ulama. Tempat kumpulnya orang2 yg hafal Al Quran, hafal Al Hadits, yg lebih paham daripada kita. Kalau mereka ada kesalahan dalam menafsirkan Al Quran atau Al Hadits ya wajarlah, jangan diolok2. Mereka aja bisa salah, apalagi kita yg ga hafal apa2? Dan mereka menetapkan hukum2 yg belum ada di Al Quran dan Al Hadits, mulai dari perkara sekecil2nya, sampai perkara besar seperti ibadah. Di Al Quran saja dibahas mengenai binatang, mengenai menyusui, mengenai jual beli, dan masih banyak lagi hal2 kecil yg dibahas di Al Quran. Di Al Hadits, bahkan dicatat Rasulullah masuk kamar mandi melangkah menggunakan kaki yg kanan atau yg kiri dulu! Masa iya MUI ga boleh merespon atau membicarakan hal2 kecil lain seperti Lady Gaga? “Jangan terlibat terlalu dalam. Nanti wibawa MUI bisa jatuh,” katanya lagi. Non Sense! Kalau MUI membicarakan Lady Gaga saja dianggap menjatuhkan Wibawa, maka kita sama saja menganggap wibawa Allah dan Rasulullah jatuh serendah2nya karena membicarakan hal2 yg jauh lebih kecil lagi.

“Artis dan tayangan televisi kita juga banyak yang mengajarkan pornografi. Lebih baik itu yang disoroti,” kata Ansari lagi. Ini kembali ke logika tadi diatas. Kalau artis kita yg mempertontonkan pornografi itu dibiarkan, maka Lady Gaga yg melakukan hal yg sama juga harus dibiarkan? Bukankah seharusnya semuanya harus dihentikan? Koq ini malah harus dibiarkan semua..

Sekali lagi pemirsa, mari kita hati2 terhadap kata2 “mendingan mana?”

Logika2 ini sering sekali digunakan oleh kaum liberal untuk menyesatkan kita. Pernah suatu hari saya dihadapkan pada suatu pertanyaan. Lebih baik mana? Berjilbab tapi hati nya jahat, atau tidak berjilbab tapi hatinya baik? Logika saya kontan menjawab lebih baik yg tidak berjilbab. Tapi logika itu diukur menggunakan otak. Sesuatu yg bisa dicerna otak disebut sesuatu yg logis. Berarti sesuatu yg logis itu hanya terbatas pada ukuran otak manusia saja. Sedangkan alam raya ini luasnya luar biasa. Masihkah kita mengandalkan logika semata?

Bonus biar seger pemirsa..

Be Sociable, Share!

2 Comments

  • berat bener postingannya. tumben :P

    • sesuai berat badan….. :p

Got anything to say? Go ahead and leave a comment!